Bonebol- Persoalan yang terjadi di RSUD Toto Kabila Bone Bolango yaitu terkait ada nya hutang dengan pihak ketiga. Hutang tersebut berupa obat-obatan dan peralatan medis yang terus terjadi selama beberapa tahun kebelakang.
Hal itu di ungkap Ketua Komisi III Tahir Badu dalam Rapat Dengar Pendapat bersama pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila Bone Bolango, yang di pimpin Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu, Wakil Ketua Azan Piola dan Pedro Bau, serta di hadiri beberapa anggota lintas Komisi, Senin (22/7/2024).
Dijelaskan Badu, Total piutang yang harus dibayarkan oleh BPJS Kesehatan di tahun 2024 hingga bulan Juni mencapai Rp.5,6milyar.
Dirinya berharap agar pihak BPJS Kesehatan bisa segera melakukan verifikasi untuk pembayaran tagihan ke pihak rumah sakit. “Dengan begitu, maka hutang-hutang rumah sakit dengan rekanan bisa segera terbayarkan, dan tidak lagi mengganggu jalannya operasional rumah sakit.”Tandasnya. (***)
- Pemprov Sulut Siap Biayai 50 Siswa Jadi Dokter, Sekprov Tahlis Gallang : Setiap Kabupaten/Kota Diberikan Kuota
- Bupati Michael Thungari Bersama Wabup Tendris Bulahari Hadiri Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme






