Noven Saputera
Jakarta – Suatu media harus terus menjaga jiwa Independen,sebagai Pers harus berimbang,mandiri dan independen dalam hal pemberitaan.
Media harus mampu berperan dalam mencapai suatu visi dan misi menuju indonesia maju dan modern sebagaimana media itu bisa berperan sebagai Pilar ke 4 (empat) demokrasi dalam peran dan fungsinya.
Demikian dikemukakan Deputy Organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Noven Saputera bahwa seorang jurnalis dalam menjalankan tugasnya dalam memberitakan suatu peristiwa atau fakta harus independen sesuai dengan suara hati nurani,tanpa adanya campur tangan orang lain dan berpihak kepada the owner untuk kepentingan sesuatu, Minggu (28/3/21).
Dikatakannya dengan independen, maka sebuah media akan menjadi Media yang mandiri,merdeka dan tidak bergantung kepada pihak manapun,sehingga dengan memiliki sikap mandiri maka dapat mempertahankan prinsip Kebenaran.
- Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Kota Palu, PLN Hadirkan SPKLU Center Fast Charging di PLN UP3 Palu
- Morut Bersiap Ukir Sejarah, Liga Pelajar Jadi Jalan Menuju Debut Sepak Bola di Porprov
- Liga Pelajar Askab 2026 Resmi diGelar, Bupati Delis : Juara Penting, Tetapi Tidak Kalah Penting Junjung Tinggi Sportivitas
“Di dalam independen ada suatu sikap Netral, mendekati hal yang bersifat faktual, kebenaran Jurnalistik bukanlah bersifat mutlak,tetapi kebenaran yang bersifat fungsional”.lanjutnya.
Di tambahkan, Media independen sangatlah penting dan diperlukan masyarakat dalam menunjukan sebuah negara yang Demokratis.
“Forum Pers Independent Indonesia (FPII) adalah salah satu Organisasi Pers yang Independen berdasarkan UU Pers No.40 Tahun 1999 dan berada di Garda Terdepan dalam membela insan pers dari Kriminalisasi dan Diskriminasi terhadap wartawan, Karena Wartawan juga Manusia, yang bisa di bina bukan di binasakan.” Tutupnya. (Johnny)
Sumber : Presidium FPII







