Bone Bolango-Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama menegaskan pentingnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang inklusif. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Fasilitasi Pemahaman Kepemiluan di SLB Negeri Bone Bolango, Selasa (12/5/2026).
Menurut Sofyan, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama dan harus diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama. Mereka harus hadir sebagai subjek demokrasi,” ujarnya.
Ia mengatakan pengawasan pemilu membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk menekan potensi pelanggaran. Karena itu, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus mendorong pengawasan partisipatif berbasis inklusivitas.
- Dominasi Regional Sulawesi, Pemprov Sulut Raih Penghargaan Tertinggi Penanggulangan Kemiskinan & Stunting, Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar
- Pemprov Sulut Raih Penghargaan Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkab Sitaro Terima Opini WTP Dari BPK RI, Plt Bupati : Ini Hasil Kerja Seluruh Jajaran Pemkab Sitaro
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan SLB Negeri Bone Bolango terkait penguatan partisipasi pengawasan pemilu bagi penyandang disabilitas.(**IR)








