Sulut – Modus kejahatan skimming mengincar pengguna ATM nasabah Bank Sulut. Untuk menghindari kejahatan ini, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) SulutGo (BSG) Revino Pepah tidak menampik hal tersebut.
”Iya akibat tindakan kejahatan ini, ada beberapa orang nasabah yang telah datang melaporkan rekening terdebet tanpa transaksi.”ujar Revino Pepah, Jumat (1/7/2022).
Dikatakan Revino Pepah kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib. “Kasus ini sedang diperiksa oleh divisi terkait.
Untuk itu Kami meminta agar nasabah BSG tetap waspada terhadap kasus Skimming, himbaunya.
- Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah, Plt. Bupati Heronimus Makainas Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
- KMP Fery Dolosi Off Jumat 31 Juli 2026, Amos : Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi di Akun Facebook Dishub Morut
- Hadiri Pengarahan Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN RI, Zaldi Amir : Kantah ATR/BPN Morut Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Senada juga ditegaskan oleh Pemimpin Corporate Secretary BSG Linda Moniaga bahwa untuk mencegah dan mengaintisipasi hal ini maka manajemen PT BSG meminta kepada seluruh nasabah, apabila terjadi perbedaan pencatatan transaksi akibat Skimming untuk segera dan secepatnya datang melaporkan ke kantor cabang/ cabang pembantu BSG terdekat, ujar Revino, seperti dikutip Sulut.news.com.
”kami minta kepada seluruh nasabah yang mengalami perbedaan pencatatan transaksi segera melapor, kami siap membantu hingga tuntas”katanya.
Selain itu, pihaknya memastikan, pada prinsipnya BSG menjamin penggantian kerugian bagi nasabah yang terbukti dirugikan akibat percobaan skimming dimaksud sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya dari hasil indenfikasi sementara, tidak ada nilai yang signifikan sehingga masih dapat ditangani oleh manajemen BSG secara cepat dan tuntas.”ujarnya. (***)






