Sitaro-Suasana bahagia dan terharu menyelimuti kedatangan para pengungsi eks Gunung Ruang saat pertama kalinya menginjakkan kaki di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Pemerintah dan Warga Bolsel menyambut dengan hangat melalui sapaan penuh kepedulian, “Selamat Datang di Bolsel.” Kedatangan para pengungsi ini merupakan bagian dari proses relokasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, jumlah keseluruhan warga dari dua kampung yang direlokasi mencapai 845 jiwa dari 282 Kepala Keluarga (KK).
Pada kloter pertama, warga yang diberangkatkan terdiri dari 94 KK atau 217 jiwa dari Desa Pumpente dan 40 KK atau 91 jiwa dari Desa Laingpatehi. Mereka tiba dengan penuh harapan untuk memulai kehidupan baru di tempat yang lebih aman.
- Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Wali Kota Tomohon Audiensi dengan Pimpinan Ombudsman RI
- Rekomendasi Laptop Gaming untuk Gamer dan Kreator : Kenapa ASUS ROG Zephyrus DUO?
- Bupati Michael Thungari Pimpin Apel Kerja Awal Bulan, Ingatkan Pasca Bencana Perlu Ditingkatkan Kewaspasdaan dan Tetap Berkoordinasi
Raut wajah haru terlihat jelas saat para pengungsi tiba dan disambut oleh Pemerintah daerah serta masyarakat setempat.
Sambutan hangat warga Bolsel menjadi penguat semangat bagi para pengungsi yang harus meninggalkan kampung halaman mereka demi keselamatan bersama.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan proses relokasi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta menjamin kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.
Kehadiran para pengungsi ini diharapkan dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bolsel, dalam semangat solidaritas dan kebersamaan. *








