Minsel-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara, mengunjungi keluarga anak stunting di Desa Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan. Rabu (12/07/2023).
Dalam kunjungan ini, Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, didampingi Ketua Pokja Stunting, Ignasius Worung, dan Ketua Satgas Stunting, Murphy Kuhu.
Pada kesempatan itu, Tandaju menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Desa Kumelembuai sehingga mengakibatkan kelahiran anak stunting.
“Jarak kehamilan dan pola asuh juga perlu diperhatikan,” Ujar Tandaju.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Diketahui, Jumlah anak stunting di Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan ada sebanyak 66 anak.
Turut hadir, Camat Kumelembuai Michael Waworuntu, dan Hukum Tua Desa Kumelembuai Hansye Mintalangi. (*/J.Mo)






