Sitaro-Dalam upaya mencegah kasus stunting di daerah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan dana desa. Karena penanggulangan stunting di desa merupakan salah satu program prioritas nasional dan juga masuk ke dalam program prioritas pembangunan desa.
Salah satu desa/Kampung yang masih menjadi wilayah lokus stunting di kecamatan Siau Barat adalah Kampung Makalehi Induk.
Kapitalau Kampung Makalehi Induk Stefenly Tatangidatu, mengatakan guna mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayahnya, pihaknya meningkatkan konsumsi pemberian makanan tambahan.
“Dalam penanganan stunting kita sudah melakukan berbagai cara, nah kedepan dengan penggunaan dana desa akan di maksimalkan dalam upaya penurunan stunting,” Ujar Tatangidatu.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Lanjut di katakan Tatangidatu,pengoptimalan dana desa dalam mencegah stunting juga dapat dilakukan dengan membangun fasilitas kesehatan dan penyaluran makanan tambahan untuk Balita.
“Pemerintah dan masyarakat di Makalehi Induk terus menjaga agar jumlah anak stunting tidak meningkat dengan memperhatikan secara serius terhadap asupan gizi anak,” Tandas Tatangidatu. (heri)








