Sitaro -Pembangunan bukan hanya di kota saja, akan tetapi di setiap pelosok desa, dalam membangun daerah di era sekarang ini sangat diprioritaskan, sesuai kebutuhan masyarakat.
Semua itu bisa berjalan karena ada kepedulian pemerintah terhadap kemajuan desa di seluruh wilayah bumi nusantara dengan mencanangkan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), ke setiap daerah pedesaan di seluruh Indonesia, dimana dana tersebut bersumber dari anggaran APBN dan APBD telah terlaksana.
Kapitalau Kampung Makalehi Induk Stefenly Tatangidatu, mengatakan anggaran yang turun dari pemerintah diterapkan dengan sebaik mungkin dengan pemanfatan yang benar serta tepat sasaran. Salah satunya Percepatan Pencegahan Stunting yang di biayai melalui anggaran Dana Desa.
“Semuanya itu tertata lewat RKPdes yang di sepakati lewat Musyawarah Desa,” Ujar Tatangidatu.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Tatengidatu berharap, untuk tahun mendatang, dalam memajukan pembangunan tentunya harus dibarengi dengan dukungan masyarakat serta anggaran.
“Anggaran yang turun dari pemerintah daerah ataupun pusat untuk program tahun 2024 yang akan datang sangat diharapkan dukungan dari masyarakat untuk pembangunan di Kampung Makalehi Induk,” Pungkas Tatangidatu. (heri)








