Sulut -Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan,membuka Jambore Kader Posyandu di Minahasa Utara, Rabu (29/11/2023).
Pada kesempatan itu, Ibu Rita Tamintuan memaparkan 6 pilar transformasi bidang kesehatan dalam mempercepat peningkatan kualitas manusia Indonesia.
“Jambore kader ini sebagai puncak pembinaan teknis berupa ajang apresiasi bagi kader yang merupakan ujung tombak pelayanan,” Ujar Ibu Rita.
Kementerian Kesehatan juga melaksanakan transformasi bidang kesehatan dengan layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan dan teknologi kesehatan.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
Oleh sebab itu, Tamuntuan memaparkan secara jelas 6 layanan tersebut, yakni Transformasi layanan primer yang bertujuan mendekatkan layanan promotif dan preventif berkualitas, serta meningkatkan derajat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Layanan primer merupakan ujung tombak perbaikan kesehatan masyarakat dengan fokus:
Edukasi penduduk dengan penguatan peran kader, kampanye dan membangun gerakan melalui platform digital dan tokoh masyarakat.
Pencegahan primer dengan memperkuat perlindungan anak terhadap penyakit melalui imunisasi rutin.
Pencegahan sekunder dengan melakukan skrining penyakit penyebab kematian tertinggi, skrining stunting dan peningkatan skrining kehamilan.
Kemudian peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan primer dengan melakukan revitalisasi jejaring layanan puskesmas, posyandu kunjungan rumah dan laboratorium kesehatan masyarakat.
“Untuk mempercepat terwujudnya transformasi layanan primer di posyandu telah dirumuskan manajemen kader dan posyandu yang mencakup paket layanan kesehatan promotif preventif di posyandu,” jelas Rita.
Katanya, ada pula standar 25 keterampilan dasar kader dan tingkatkan keterampilan purwa/madya/utama.
Pelatihan terakreditasi keterampilan dasar kader, apresiasi kader dan posyandu berprestasi melalui Jambore kader dan pendataan pelatihan kader digital.
“Tujuannya Jambore kader posyandu untuk meningkatkan motivasi kader dan posyandu dalam pelayanan kesehatan,” terang Ibu Rita.
Ibu Rita juga memberikan apresiasi bagi kader posyandu yang tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas. “Dengan jambore kita mantapkan tranformasi posyandu, kader terampil masyarakat sehat,” pungkasnya. (*)






