Morut-Hari kedua Mayday Grasstrack 2025 diwarnai pertarungan sengit, antara pembalap-pembalap yang punya nama besar diarena Grass track di Indonesia.
Angga Sompie pembalap asal Sulawesi Utara (Sulut) yang membawa nama tim Magasi Racing Kolonodale berulangkali terlibat kejar-kejaran dengan Nugrah Korompot (Pembalap Pon Sulteng).
Sementara Andini pembalap putri Sulut turun di kelas yang berisikan pembalap pria.
Angga Sompie berhasil unggul dua kali dari tiga kali pertarungannya dengan Nugrah Korompot (Abdi Sekahtera Mamala Grup). Keduanya silih berganti memimpin lomba, sehingga membuat 1200 penonton di Sirkuit Kawan ET Korowou Kecamatan Lembo, bergantian meneriakkan nama mereka.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Aksi spektakuler lainnya diperlihatkan pembalap putri Andini yang juga turun di tiga kelas. Meski menjadi satu satunya pembalap wanita, diantara pembalap pria. Namun Andini membuktikkan dirinya bukan pembalap wanita biasa. Andini bahkan dua kali memenangkan lomba yang diikutinya, sementara satu nomor lainnya Andini pada peringkat kedua.
Di nomor lokal Sulteng, pembalap dari Palu, Sigi, Parigi Moutong, Poso, Ampana dan Banggai bersaudara bertarung ketat memperebutkan delapan tempat pada babak final besok.
Hal serupa juga terjadi di nomor lokal Morowali Utara (Morut) yang menyediakan 8 tempat untuk final besok.
Banyaknya pembalap yang mengikuti kejuaraan ini, membuat Race Organiser dari IMI Sulteng melakukan 15 kali start lomba yang hanya diselingi makan siang 15 menit. (*/NAL)






