Manado– Gubernur Sulawesi Utara hadir dalam Dialog Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur di Ballroom Bank SulutGo lantai 9,Kamis (11/7/2024) yang digagas Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Dia mengapresiasi kegiatan ini yang berdampak positif dalam mendorong percepatan ekspor ke wilayah Asia.
Berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk mewujudkan hal ini.
Di antaranya dengan membuka penerbangan langsung internasional ke beberapa negara, seperti China, Jepang dan Singapur. Juga pelayaran dari Kota Bitung ke China.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Efisiensi jarak tempuh ke Asia Pasific menjadi sarana peningkatan pendapatan/ekonomi baru, penanaman modal dan industri baru terutama di Indonesia bagian Tengah dan Timur, serta memberi berbagai dampak lanjutan (multiplier effect) yang positif.
Lebih lanjut, Gubernur Olly menegaskan bahwa Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur perlu kerja sama semua stakeholder.
“Keberlanjutan keterbukaan perdagangan internasional dan pergerakan orang memerlukan kolaborasi multi pihak termasuk Pemerintah, media, akademisi dan pelaku usaha yang berada di Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua,” tandas Dondokambey.
Kegiatan ini dihadiri Ketua APINDO Sulut, Nicho Lieke, Kakanwil Bea Cukai Sulbagtara, Erwin Situmorang, Walikota Manado, Andrei Angouw, Walikota Bitung, Maurits Mantiri serta undangan lain yang mengikuti kegiatan secara luring dan daring. (*/J.Mo)








