Nias, 24 November 2025-Cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor di berbagai wilayah Sumatera sejak Senin (24/11/2025) kembali menguji kecepatan respons sektor energi nasional, sementara PLN langsung mengaktifkan seluruh sumber daya untuk menjaga pasokan listrik tetap menyala di tengah kondisi darurat ini.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyiapkan tim siaga bencana sektor ESDM untuk mempercepat penanganan dan pemulihan infrastruktur energi di wilayah terdampak bencana.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Sabtu (29/11/2025) menegaskan komitmen percepatan itu.
“Insya Allah kita akan lakukan pemulihan secara cepat, ya, saya pastikan akan turunkan bantuan, ya,” kat Bahlil, dikutip Sabtu (29/11/2025).
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
Gangguan suplai listrik terjadi setelah sejumlah jaringan distribusi rusak diterjang banjir dan longsor di Aceh, sumatra Utara, dan Sumatera Barat akibat dampak siklon tropis Senyar.
Sebagai langkah awal pemulihan, Bahlil memerintahkan PT PLN (Persero) menormalkan kembali pasokan listrik dan perintah tersebut langsung dibalas dengan pengerahan infrastruktur sementara serta percepatan pemasangan di lapangan.
“Jadi, langkah pertama yang kita lakukan adalah bagaimana percepatan untuk aliran listrik bisa nyala,” ujar Bahlil.
Petugas PLN UP3 Padang Sidempuan di Sumatera Utara pada Rabu (26/11/2025) melakukan perbaikan lanjutan terhadap tiang listrik yang roboh akibat longsor dan memastikan jalur distribusi kembali aman untuk dialiri listrik. ***








