Dr. Bonavasius Prasetya Ichtiarto Paparkan Grand Design Pembangunan Kependudukan 5 Pilar

Manado-Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN menggelar kegiatan Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (13/6/2025) di Ballroom Four Points by Sheraton Manado ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting baik dari pemerintah pusat maupun daerah serta sejumlah tokoh masyarakat.

Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen pemerintah daerah dalam menginternalisasikan PJPK 2025-2029 dan rencana aksi ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Acara ini juga menjadi forum penting bagi penguatan sinergi lintas sektor dan wilayah dalam menghadapi tantangan kependudukan secara komprehensif.

Dalam sesi pemaparan teknis, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Dr. Bonavasius Prasetya Ichtiarto, S.Si, M.Eng memaparkan bahwa hasil evaluasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) lima pilar menunjukkan masih adanya tantangan, seperti:
• GDPK belum mencakup keseluruhan pilar di beberapa daerah.
• Konten GDPK antarwilayah cenderung seragam, tanpa mempertimbangkan konteks lokal.
• Output GDPK seperti visi, misi, dan roadmap masih lemah dalam mendefinisikan arah pembangunan kependudukan berkelanjutan.
• IPBK (Indeks Pembangunan Kependudukan) belum digunakan secara optimal sebagai indikator keberhasilan PJPK.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk juga menjelaskan kedudukan GDPK dan PJPK dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan nasional. Dalam rangka memperkuat implementasi, turut disampaikan pula perkembangan instrumen pemantauan serta langkah-langkah operasional internalisasi PJPK ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Kegiatan regional ini diharapkan mampu menghasilkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pengelolaan kependudukan yang lebih baik, serta mendorong tercapainya Indonesia Emas 2045 yang ditopang oleh SDM berkualitas, keluarga yang tangguh, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.” pungkas Bonavasius.

Tampak hadir dalam kegiatan ini,Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka,Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay dan Kepala Kemendukbangga Provinsi Sulut dr. Jeanny Yola Winokan, MAP.

Hadir juga Sunarto selaku Inspektur Wilayah I, Rendy Jaya Laksmana selaku Dirjen Bangda Kemendagri (Via Zoom), Forkopimda Sulut, serta sejumlah Kepala Instansi Pemerintah dan Perwakilan Kemendukbangga BKKBN di seluruh Sulawesi. (*/J.Mo)

Loading