Bone Bolango-DPRD Bone Bolango dari Fraksi Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk mengawal hasil Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pinogu Merdeka yang digelar Aliansi Pinogu Merdeka (APM) di Gedung DPRD Bone Bolango, Senin (6/10/2025). Sejumlah isu prioritas seperti akses jalan, pendidikan, dan kesehatan menjadi sorotan utama dalam forum tersebut.
Anggota DPRD Bone Bolango dari Fraksi Golkar, H. Mutawasir, S.Ag., menyatakan hasil FGD akan menjadi bagian dari perjuangannya sebagai wakil rakyat.
“Tentu apa yang diputuskan dalam agenda tadi akan menjadi bagian dari perjuangan saya, baik sebagai putra Suwawa maupun sebagai anggota DPRD Bone Bolango dari Fraksi Golkar,” ujarnya.
Sekretaris Fraksi Golkar itu juga menyampaikan apresiasi kepada Aliansi Peduli Pinogu yang mayoritas beranggotakan anak muda. Menurutnya, kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah patut diapresiasi.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Ini luar biasa. Kami memberi apresiasi yang setinggi-tingginya. Yang jelas, Fraksi Golkar di tingkat kabupaten, provinsi, hingga DPR RI akan berjuang mewujudkan keadilan dan pemerataan pembangunan di wilayah Pinogu,” katanya.
Mutawasir menekankan bahwa persoalan krusial di Pinogu adalah status dan kondisi akses jalan. Ia meminta pemerintah kabupaten dan provinsi bersikap tegas untuk mengintervensi perbaikan tersebut, termasuk penyediaan anggaran yang memadai.
“Jika kita tidak bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat Pinogu, maka itu adalah kegagalan moral. Karena itu, komitmen bersama menjadi keniscayaan untuk kemerdekaan Pinogu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keterisolasian Pinogu telah berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari terhambatnya ekonomi, sulitnya akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang jauh dari memadai.
“Pinogu harus menjadi prioritas. Pinogu adalah aset bangsa, masa depan Bone Bolango. Banyak potensi di sana yang bisa dikembangkan. Karena itu diperlukan kerja sama semua pihak,” pungkasnya
Berdasarkan pantauan media, FGD turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Bone Bolango, anggota legislatif, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi pemuda. Forum ini menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat Kecamatan Pinogu yang selama ini merasa tertinggal dari arus pembangunan.(**IR)









