Manado – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Walikota dr.Richard Sualang menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut) Selasa,(01/06/2021).
Upacara tersebut di pimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor tadi pagi, dan ditayangkan secara live streaming oleh seluruh Daerah di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kota Manado.
Upacara tersebut di hadiri juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, dan Wakil Gubernur Drs Steven O.E. Kandouw serta Sekretaris TP PKK Provinsi Sulut Ibu dr. Kartika Kandouw – Tanos, Forkopimda Sulut, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara , para Pejabat Provinsi Sulut lainnya. Upacara ini berlangsung dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.
“Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh” menjadi tema Hari Lahir Pancasila di tahun ini.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Presiden Jokowi menyampaikan dalam pidatonya, Perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa, memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0. Dan sekaligus Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan.
“Saya mengajak seluruh Aparat Pemerintah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia yang kita cita-citakan” kutipan Pidato Presiden Jokowi.
“Sekaligus Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan,” Tambah Presiden Jokowi. (*/JM)







