Kolonodale – Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) H. Djira K melepas kegiatan simulasi siaga bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Kamis (16/6/2022).
Simulasi ini melibatkan berbagai unsur terkait seperti RSUD Kolonodale, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, TNI Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Public Safety Center 119.
Kegiatan itu disaksikan pula Kepala BPBD Morut Gunawan dan sekretaris BPBD Delfia Parenta, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Menurut Kepala BPBD, simulasi siaga bencana ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kemampuan, kordinasi dan komunikasi dalam penanggulangan bencana sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing pihak.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Selain itu juga diskenariokan terjadi bencana alam yang membutuhkan pertolongan tim penyelamat dalam waktu singkat.
“Semua tim penyelamat bertugas sesuai SOP (standard operating procedure) masing-masing. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih di lapangan,” jelas Gunawan.
Dalam sambutannya, Wabup H. Djira K mengemukakan apel siaga bencana yang dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana yang dilakukan saat ini merupakan langkah positif untuk mencegah jika terjadi bencana.
“Memang tidak satupun di antara kita yang suka bencana terjadi, namun kita harus selalu siap jika malapetaka itu benar-benar menimpa daerah kita,” jelas Wabup Djira.
Atas nama pemerintah daerah, Wabup mengapresiasi kegiatan siaga bencana ini dalam rangka meningkatkan kompetensi setiap pegawai sesuai bidangnya masing-masing. (*/John)








