Tomohon– Akhirnya,aktifitas pengeboran sumber daya panas bumi Cluster 13 Area Pertamina Geothermal dan Energy (PGE) Lahendong yang sempat diblokir oleh warga dari Kelurahan Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan, dilakukan langkah dukungan pihak Kepolisian dan TNI, hingga aktifitas sudah bisa berjalan, (25/4/2024).
Diakui pihak PGE melalui Johny Alexander Rompas selaku Assistant Manager Government & Public Relations PGE Area Lahendong, sudah beberapa tahapan dilakukan langkah pendekatan, namun untuk kepentingan memenuhi kebutuhan energi negara dalam hal ini listrik, terpaksa harus dilakukan dengan dukungan aparat keamanan demi dioperasionalkan Cluster 13.
“Aktifitas sempat terhenti sekitar 3 minggu, hingga mengganggu sistim distribusi energi listrik bagi masyarakat. Untuk itu, langkah kongkrit dilakoni dengan dioperasikannya kembali Cluster 13. Dalam proses operasional, kami didukung pihak keamanan yakni Kepolisian dan TNI, demi kepentingan negara,” ujar Rompas.
Dijelaskannya, menjadi harapan operasional tetap berjalan dan menjadi normal kembali, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Diketahui hasil pantauan langsung media ini, operasional Cluster 13 telah berjalan kembali walaupun dengan pengawalan aparat keamanan, demi memenuhi target terhadap pelaksanaan proyek untuk kebutuhan energi listrik bagi bangsa dan negara Indonesia. (*/Bert)
