Manado-Ditengah derasnya arus “Otomatisasi” dan pergeseran landskap industri, serta tantangan hilangnya pekerjaan konvensional justru membuka pintu serta peluang bagi terciptanya kesempatan baru yang berbasis Digital dan berkelanjutan.
Hal ini terangkat dalam Forum diskusi dialektika “Ngopi Bareng JIPS”, yang digelar di Kantin PKK, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/7/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Noldy Z. Salindeho, M.Si., mengatakan saat ini Gubernur Yulius Selvanus mengubah tantangan ketenaga kerjaan menjadi peluang, dengan menggenjot SDM yang unggul untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.
Salindeho menuturkan, semua itu dapat dicapai dengan strategi peningkatan ketrampilan (Upskilling dan Reskilling), adopsi teknologi cerdas, serta penguatan sektor kewira usahaan.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Salindeho menambahkan Disnaker bertindak lebih pro aktif dalam menyediakan program pelatihan bagi calon Tenaga Kerja, serta mempermudah akses bagi generasi muda (Fresh graduate) dalam menggunakan sistem informasi ketenaga kerjaan terpadu untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja secara rill. *








