Bitung, Redaksisulut – Dengan tidak memenuhi standar keselamatan dalam pelayaran dan melalui pertemuan bersama Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XXII Provinsi Sulut, pengoperasian Kapal Mesin Pelayaran (KMP) Tude untuk sementara dihentikan.
Hal itu dibenarkan Direktur Utama PD Bangun Bitung, Rizal Lumombo yang pada konferensi pers didampingi Direktur Umum, Grace Watung dan Direktur Teknik, Yohan Mangempis di Kantor PD Bangun Bitung. Jumat, (9/7/2021).
“Karena dinilai belum layak untuk beroperasi, jadi untuk sementara sejak hari Jumat, 9 Juli 2021 KMP Tude naik dock karena akan ada perbaikan mulai dari masalah teknis dana administrasi yang masih belum memenuhi syarat, life boat serta properti yang ada sudah tidak layak pakai, seperti tabung pemadam kebakaran, alat keselamatan dan lainya menjadi salah satu pertimbangan sehingga mengambil kesepakatan untuk menghentikan sementara, intinya ini untuk keselamatan setiap penumpang yang naik ke KMP Tude”. Katanya seraya menyampaikan bahwa kira-kira ada 17 Sertifikat yang tidak terpenuhi.
Dirinya juga menyampaikan bahwa, saat ini sudah menugaskan pihaknya untuk mencari kapal pengganti selama KMP Tude masuk Dock.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
“Sekitar dua bulanan KMP Tude tidak akan beroperasi seperti biasa, tetapi saat ini kami sudah mencari kapal pengganti untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat”. Kata Athos Sapaan Akrab Rizal.
Dari informasi, untuk kapal pengganti diharuskan untuk mencari tipe yang GT nya sama dgan KMP Tude dan saat ini dari pihak Dirjen Perhubungan telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bitung untuk memfasilitasi menyediakan kapal pengganti KMP Tude.
“Rencananya dari pihak ASDP akan menyediakan dua unit kapal, yakni KMP Bawal dan Lokongbanua dimana dalam seminggu ada empat kali beroperasi untuk menggantikan KMP Tude dengan menyesuaikan jadwal dari kedua kapal”. Katanya
Seperti kita ketahui, KMP Tude adalah kapal penumpang dan barang yang beroperasi dari pelabuhan Pateten ke Pulau Lembeh dan begitu juga dari Pulau Lembeh ke Pelabuhan Pateten. (Wesly)






