Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE,turun langsung menemui warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Kota Manado, pada Kamis (7/9/2025).
Diketahui, bencana angin punting beliung terjadi sekira pukul 07.30 WITA di Kelurahan Mahakeret Timur lingkungan 1 dan 2, Kecamatan Wenang, Kota Manado. Terdata sebanyak 42 rumah rusak, 9 diantaranya cukup parah dengan sekira 40 kepala keluarga terdampak bencana tersebut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius turut membawa bantuan berupa makanan cepat saji, beras, kasur dan lainnya.
Kehadiran Gubernur Yulius ini menunjukan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut berada di tengah-tengah masyarakat yang alami bencana.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
Orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini meminta masyarakat untuk waspada karena cuaca saat ini tidak menentu.
”Sampai beberapa hari ke depan cuaca di Sulut akan terus berubah namun cenderung hujan dan angin, sehingga kami pemerintah juga masyarakat harus terus waspada. Mudah-mudahan kita berharap tidak ada korban-korban selanjutnya,” kata Gubernur Yulius.
Ia pun meminta para korban yang terdampak bencana tersebut tetap semangat.
“Semuanya bersabar ini ujian buat kita semua, tapi tenang saja bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam tapi akan terus hadir bersama-sama dengan masyarakat. Untuk bantuan yang diberikan ini jangan dilihat nilainya tapi ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” imbuhnya.
Yulius juga telah meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar terus memberitahukan kondisi cuaca Sulut kepada masyarakat.
”Saya sudah menyampaikan ke BMKG agar mengumumkan keadaan cuaca yang tidak baik agar diketahui masyarakat dan semua bisa waspada,” tukasnya. (*J.Mo)






