Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (20) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (20)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1

Capaian NTN 2023 Tembus Target : Program JGKWL Bawa Kesejahteraan Bagi Nelayan Minahasa Utara

oleh -734 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1

Minut,-Tahun 2023 menjadi tahun yang membanggakan bagi nelayan Minahasa Utara. Capaian Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang mencapai 109 berhasil melampaui target, menunjukkan kesuksesan kepemimpinan Bupati Joune  Ganda,  dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung, (JG-KWL) dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pembudidaya ikan air tawar di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari empat program prioritas pengembangan perikanan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, yaitu:

1. Program Kampung Nelayan Maju (Kalaju) di Desa Kema 3, yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan nelayan menggunakan teknologi maju guna meningkatkan hasil produksi sesuai target.
2. Program Desa Wisata (Dewi) Bahari di Desa Palaes, yang lebih berfokus pada pengembangan perikanan wisata seperti mangrove dan konservasi, serta menjaga ekosistem blue carbon.
3. Program Smart Fisheries Village (SFV) di Desa Tumaluntung, yang berbasis pada penerapan teknologi pembibitan ikan.
4. Program Kampung Budidaya Ikan Nila di Warukapas, yang difokuskan pada pembesaran ikan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KKP RI.

Program-program ini disinkronkan dengan inisiatif KKP RI dan dijalankan dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Minut, sejalan dengan visi JG-KWL. Hal ini terlihat dari kesuksesan pelaksanaan program yang mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan dan budidaya ikan.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Minut Jack Paruntu, dalam dua sektor ini, baik perikanan tangkap maupun budidaya, capaian NTN melampaui target. Artinya, program yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sejalan dengan pelaksanaan program oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Minut. Hasilnya jelas terlihat dari produksi yang meningkat dan inflasi perikanan yang terjaga. Kesejahteraan nelayan meningkat seiring dengan peningkatan NTN.

“Di dua sektor ini, baik dari sisi Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya, untuk capaian NTN itu diatas target. Artinya program yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sinkron dengan program yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Minut, dan itu kelihatan dari hasil. Selama ini juga kita mampu menjaga hasil inflasi perikanan. Karena kesejahteraan nelayan ini diukur dari NTN yang meningkat, dengan begitu hasil produksi juga meningkat,” ujar Paruntu.

Pemkab Minut juga telah banyak memberikan bantuan sarana dan prasarana perikanan. Diharapkan, bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh nelayan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan berbagai inisiatif dan program yang sukses, Minahasa Utara membuktikan bahwa kesejahteraan nelayan dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. (T3/*)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1