Amurang,– Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH hadir dan membuka Kegiatan Lomba Busana Gereja antar Denominasi Gereja kategori Anak dan Remaja Se-Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2022 yang didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual,Sabtu (10/09/2022).
Kegiatan Yang dilaksanakan di aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan tersebut, disponsori oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, BANK SULUTGO / BSG, PT. SEJ, MELODY ASESORIES, I-CON GYM, MILLIONS ID, TOKO SUKSES, TOKO MEKAR, MIRACLE DARLENE FASHION COUTURE, SOS SOUND, LEMON ID PRODUCTION, LIGHTING JOCKEY DAN ZR DECORATION, GE-FRAKS.
Pada Perlombaan yang diketuai oleh Ibu Inri Wongkar,SE dan Sekretaris Christo C.Rembang,SH tersebut diikuti oleh 65 Orang Peserta yang bertujuan untuk melatih anak – anak agar lebih memahami cara berbusana Gereja yang santun dan beretika, dan dalam acara tersebut terdapat bintang tamu yang mengisi acara Menyanyi, pidato rohani, tarian nusantara dan tarian dodol.
Dalam Sambutannya Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH saat membuka Kegiatan tersebut menyampaikan bahwa selaku Pemerintah Daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada segenap panitia pelaksana yang telah memprakarsai dan memfasilitasi kegiatan ini, juga kepada seluruh peserta dari berbagai denominasi gereja yang berpartisipasi pada kegiatan ini.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“Hal ini tentunya merupakan wujud komitmen, motivasi dan dedikasi yang tinggi dari gereja dalam rangka menyalurkan talenta para anak muda kategori anak dan remaja untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan,” Ujar Bupati FDW.
Bupati FDW berharap lewat kegiatan ini kita semua lebih khusus para anak dan remaja mendapat pengetahuan dan pemahaman yang baik seperti cara berbusana gereja yang santun dan beretika.”Kegiatan ini dapat menumbuhkan dan mempererat tali persaudaraan antar denominasi gereja.” Pungkas Bupati FDW. (Onal)





