Morut-Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir telah melanda beberapa Desa di Kabupaten Morowali Utara.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara, ada dua Kecamatan yang mengalami dampak banjir yang cukup besar, yaitu Kecamatan Petasia Barat dan Petasia Timur.
Ada tujuh Desa yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 45-150 cm.
Akibatnya, beberapa warga harus dievakuasi ke tempat pengungsian, terutama di Desa Bunta dan Tompira.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Bupati Morowali Utara, yang didampingi Ketua TP PKK Morut, telah mengunjungi seluruh lokasi yang terdampak banjir.
​Pada hari Sabtu (8/4/2023), Bupati mengunjungi lokasi pengungsian yang ada di Desa Bunta dan Tompira, serta warga di Desa Moleono, Sampalowo, dan Onepute.
Sehari sebelumnya, Bupati telah mengunjungi dan memantau masyarakat korban banjir di Desa Togo dan Ululaa. Selama kunjungannya, Bupati juga menyalurkan bantuan berupa sembako beras, mie instan, air mineral, selimut, dan makanan bayi di semua Desa terdampak.
Melalui tindakan tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban banjir dan memastikan bahwa mereka mendapatkan bantuan yang diperlukan. (*/John)








