Morut – Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menegaskan, program penurunan stunting di Kabupaten Morut, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, tetapi harus melibatkan sejumlah OPD terkait didalamnya.
” Sebagai bukti keseriusan kami, di tahun 2023 ini, alokasi anggaran buat penurunan stunting di sejumlah OPD terkait, kita tingkatkan jumlahnya, dengan progres program yang terencana dan terukur, ” tegas Bupati Delis, saat memberikan sambutan pada kegiatan Penilaian Kinerja Stunting di Kabupaten Morut, di ruang pertemuan Kantor Bappelitbangda Morut,Senin (13/03/2023).
Kegiatan tersebut, dirangkaikan juga dengan pameran stunting oleh sejumlah OPD terkait, yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Maret 2023.
Hadir dalam kegiatan itu, Sekda Morut, Ir Musda Guntur MM, Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Apt Ssi, Kepala Bappelitbangda Morut, Gerzom Tandi, Ketua Tim Penilai Stunting Provinsi Sulteng, Dr Irwan Msi, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, serta tamu undangan lainnya.
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
- Menteri ATR/Kepala BPN RI : Kebijakan Baik Berawal Dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat
Bupati Delis, menjelaskan, penurunan stunting merupakan isu Nasional yang di programkan Pemerintah Pusat yang disinergikan ke seluruh jajaran Pemda yang ada di Indonesia.
” Morut sendiri saat ini, telah menggelorakan berbagai program inovasi dan terukur, dalam rangka mengatasi stunting di Bumi Tepo Asa Aroa tercinta. Hal tersebut juga, berkaitan erat dengan pencapaian visi besar daerah ini, yakni terwujudnya masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS), ” jelas Orang Nomor Satu di Morut itu. (NAL)







