Morut-Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi ke-55 tahun 2025, Pemerintah Daerah (Pemda)Morowali Utara (Morut) menghadirkan sekitar seratus pengusaha di sektor pertambangan dan perkebunan yang selama ini menanamkan investasinya di daerah ini.
Acara yang diisi dengan Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dan Good Mining Practice (GMP) dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Morut, Rabu (23/04/2025).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Morut, Ir Syarifuddin ST MT, mengemukakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua pihak , terutama bagi para pelaku usaha yang menghasilkan limbah B3.
Selain itu, untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana konsep pertambangan yang baik agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia, serta tidak merusak lingkungan di sekitarnya.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Kepada para pengusaha tambang dan perkebunan yang hadir, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, meminta komitmen para investor untuk tetap menjaga dan menyelamatkan lingkungan.
” Berulangkali saya ingatkan, kami membuka karpet merah terhadap investasi, tetapi investasi juga harus ramah terhadap masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.
Ia mengatakan, fenomena alam seperti curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini telah menimbulkan dampak kerusakan lingkungan di berbagai tempat termasuk di Morut.
Namun harus diakui kondisi kerusakan lingkungan juga ditimbulkan oleh oknum-oknum perusahaan yang kurang taat pada pengelolaan lingkungan.
Salah satu contoh, seperti banjir bandang yang melanda Towi dan sekitarnya. Hal itu terjadi akibat pengelolaan lingkungan yang kurang baik dari beberapa perusahaan di wilayah itu.
” Untuk itulah kami menginisiasi pertemuan saat ini, untuk menegaskan kembali tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitarnya,” ungkap Bupati Delis.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri perwakilan dari Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Moh Saleh ST MT, Direktur PT ARAH Environmental Indonesia Muhfraini Hamzah, GM PT. ARAH Environmental Indonesia, Tonny Lubis, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng diwakili oleh Rafika M Ponegau SSi MP. (Ale/Ryo/NAL)







