Tomohon-Seperti diketahui bahwa pada beberapa hari yang lalu, ada pemberitaan dengan judul “Warga Leilem Panik, Sumur Bor PGE Meledak, Bau Gas Menyengat”,oleh media online Redaksisulut.com pada edisi 23 Maret 2024, di mana dalam isi berita tersebut di sebutkan Warga Desa Leilem Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa dikagetkan dengan adanya ledakan yang bersumber dari Sumur Bor PGE di Kelurahan Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, pada Sabtu (23/03/2024) sekira pukul 22.30 WITA.
Dan pada pemberitaan itu juga menyebutkan kemungkinan adanya Semburan Gas yang mengandung zat beracun Hidrogen Sulfida (H2S), yang dapat menyebabkan gejala mual dan pusing pada orang yang terkena paparannya.
Maka pihak Manajemen melalui Asisten Manajer Government Public Relations PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong,Johny Alexander Rompas, memberikan klarifikasi sebagai berikut :
1. Pada 23 Maret 2024, operasional pada kegiatan pengeboran “titik 13.10” PGE Lahendong di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, dipastikan aman dan berjalan normal. Bau yang dirasakan oleh sebagian warga sekitar telah ditangani dan bukan disebabkan oleh kebocoran gas H2S (Hidrogen Sulfida) atau zat beracun lainnya.
2. Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PGE telah memastikan bahwa operasional PGE Lahendong tetap aman melalui upaya pemantauan paparan gas H2S di “titik 13.10” maupun lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, kegiatan operasional tetap dilakukan seperti biasanya.
3. Sampai dengan hari ini 25 Maret 2024, tidak terjadi insiden sejenis yang menyebabkan timbulnya korban jiwa atau paparan gas H2S seperti yang disebutkan dalam pemberitaan yang beredar di masyarakat.
4. Pada tanggal 25 Maret 2024, PT PGE Area Lahendong telah melakukan pertemuan terbuka bersama warga Desa Leilem, Pemerintah Kecamatan Sonder, dan Kepolisian setempat untuk membahas kegiatan operasional yang sedang berlangsung.
5. Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran kegiatan operasional perusahaan serta keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.
6. Kami menekankan bahwa PT PGE akan selalu menerapkan Prinsip Operational Excellence dan mengutamakan aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE) dalam setiap pekerjaan, tidak hanya pada kegiatan pengeboran, tetapi juga dalam aktivitas operasional sehari-hari. (Bert)














