Minsel-Alih-alih bawah nama aktivis dan wartawan, Oknum dengan ciri khas memakai seragam LSM kerap melakukan aksinya di berbagai tempat dengan modus menakut-nakuti Kepala Sekolah, Kepala Dinas, Hukum Tua,Pengusaha dan pejabat publik lainnya.
Oknum yang mengaku Ketua LSM di Sulut ini menjalankan aksinya dengan memanfaatkan dirinya sebagai ketua LSM anti korupsi dan apabila jabatan LSM tidak di gubris ia menunjukan sebagai persnya.
Yang lebih parah lagi saat menjalankan aksinya oknum tersebut memakai kendaraan “bodong” dengan Nomor Polisi yang tidak terdaftar DB 7460 AN (JAGOAN), dan untuk menggelabui petugas, di kendaraan di pasang stiker LSM dan Pers dengan tulisan Aktifis Sulut.
Modus operandinya sudah sangat meresahkan masyarakat, sehingga Marthen Sulla salah satu warga meminta Kapolres Minahasa Selatan untuk segera menindaklanjuti dan memproses oknum tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
“Pihak kepolisian harus segera menindaklanjuti oknum tersebut jangan di biarkan hal ini terjadi di daerah Minahasa Selatan dan sekitarnya,” tegas Sulla. (onal m)







