Manado – Beberapa hari terakhir kantor DPRD Sulut di Kairagi jalan raya Manado-Bitung digeruduk massa demonstran.
Kedatangan berbagai elemen masyarakat termasuk mahasiswa, LSM dan organisasi buruh, membawa aspirasi menuntut penurunan harga BBM bersubsidi yang pekan lalu dinaikkan pemerintah.
Dalam aksi demo Victor Mailangkay menyebutkan bahwa dia bertandatangan dan bertanggungjawab terhadap aspirasi ini.
“Saya akan paling terdepan dalam mengawal aspirasi ini, dan saya siap lahir batin dalam memperjuangkan aspirasi ini,” Ucap Legislator 7 periode ini
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Wakil Ketua DPRD Sulut, Victor Mailangkay, salah-satu legislator yang menerima aksi demonstrasi terlihat basah-basahan dalam mendengar aspirasi masyarakat, dia mengatakan bahwa dia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ke pemerintah pusat.
“DPRD bisa meneruskan itu, bahkan bisa antar langsung. Pertanggung-jawabannya bisa kita video,” jelas Victor Mailangkay, Kamis (8/9/2022).
Selain BBM, aksi demonstrasi juga membawa aspirasi buruh yang masih banyak belum menerima upah sesuai UMP Sulut yakni Rp.3,3 Juta. Meskipun demikian, menurut Mailangkay, UMP menyesuaikan dengan kamampuan penyedia pekerjaan.
“Ada buruh dibayar di bawah UMP. Nah, kita berjuang agar mencapai itu. Kita menghitung kemampuan perusahaan. Jika misalkan kita naikkan empat juta, dan ternyata perusahaan tidak mampu bayar, akan kolaps sama-sama,” tukas politisi Nasdem ini. (Chris)
