Manado- Dinas Pariwisata Provinsi Sulut kembali akan menggelar Festival Bunaken 2021. Menariknya kali ini akan di pusatkan di pulau Bunaken. Tidak seperti tahun sebelumnya yang di gelar di pusat-pusat perbelanjaan.
“Intinya adalah bagaimana warga pulau Bunaken bisa terlibat langsung dalam kegiatan Festival Bunaken ini”terang Kadis Pariwisata Provinsi Sulut Henry Kaitjili, Kamis (25/11/2021) di Mangatasik Resort.
Dikatakan Kaitjili saat didampingi Judhistira Siwu, SE,M.Si, Kepala Bidang Pemasaran dan Roy Saroinsong, SH Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Festival Bunaken, akan berlangsung 27-28 November 2021 di pulau Bunaken.
“Jadi panitia telah menyiapkan homestay di pulau Bunaken sebanyak 100 rumah”kata Kaitjili.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Titik berat isu konservasi dan SDM Pariwisata. Ada kegiatan selebrasi tapi yang menjadi kegiatan besar bagaimana jadikan Bunaken
Bersih, Lestari dan siapkan orang-orang Bunaken yang punya SDM unggul. “Semuanya tentang pulau Bunaken. Bahkan tarian Masamper bukan didatangkan dari Kepulauan Sangihe melainkan penarinya warga Bunaken”terangnya.
Pada acara pembukaan yang sesuai jadwal akan dibuka langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey, akan di rangkaikan pelepasan tukik, transparansi karang hingga tanam mangrove. Juga ada pelatihan hingga talk show pengembangan periwisata. Sore dan malam ada kegiatan seni budaya.
Tak hanya itu, tetapi ada juga pameran produk ekonomi kreatif masyarakat setempat. Nantinya semua peserta akan menginap di Pulau Bunaken dan ada 100 homestay di siapkan. Fokus peserta lokal dan dari Kementerian Pariwisata. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Tentunya kami berharap setelah acara Festival Bunaken ini warga pulau Bunaken bukan hanya menjadi penonton tapi akan menciptakan multiplayer effect bagi warga Bunaken.”kunci Kaitjili. (*/JM)
