Manado – Usai mendapatkan legitimasi dari Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS), Aliansi Pers Manado (APM) menggelar pertemuan bersama Ketua DPRD Kota Manado, Dra Alltje Dondokambey, Rabu (18/08/2021) sore di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan itu, organisasi Pers yang dikomandani Steven ‘Teba’ Rondonuwu melaporkan rencana kegiatan pengukuhan yang akan digelar di Taman Kesatuan Bangsa dalam waktu dekat.
Perwakilan APM juga menjelaskan maksud dan tujuan terbentuknya organisasi pers ini yaitu merangkul semua pekerja pers yang keseharian melakukan peliputan di Pemerintah Kota dan DPRD Kota Manado dalam mengawal pemerintahan AA-RS dan tentunya menopang kebijakan dari DPRD Kota Manado.
Bak gayung bersambut, Srikandi PDI Perjuangan ini mendukung penuh program dan bersedia hadir saat pengukuhan APM nanti.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
“Saya sangat senang, sekarang ini sudah ada Aliansi Manado yang menjadi satu-satunya wadah dari berbagai media yang meliput di Dewan maupun pemerintahan kota Manado ,” tukas Dondokambey bersemangat.
Tak hanya itu, Ibu Al sapaan akrabnya mengatakan APM bisa menjadi satu-satunya organisasi resmi yang meliputi di DPRD Kota Manado.
“APM jadilah corong kepada masyarakat, segala kegiatan di Dewan Manado diliput dengan baik dan disosialisasikan kepada masyarakat. Yang penting APM sudah mendapatkan mandat dari Pak Walikota dan Wakil Walikota, maka sebagai mitra kerja DPRD Manado, kami berharap sinergitas terus terjaga. Kita bangun koordinasi, karena APM adalah satu-satunya organisasi resmi yang meliputi di Dewan Manado,” tuturnya.
“Silahkan berkreasi untuk membuat kota Manado maju dan sejahtera. Saya support penuh,” pungkas Bendahara PDI Perjuangan Kota Manado ini.
Yang hadir dalam pertemuan menerapkan protokol kesehatan itu, hanya perwakilan dari para pengurus APM, dikarenakan masih dalam situasi Pandemi Covid-19. (*)







