Usut Dugaan Dana Kompensasi Lahan IUP, Warga Desa Korowou Temui Kapolsek Lembo

oleh -639 Dilihat

Beteleme – Aktivis mudah dan pengamat sosial Morowali Utara (Morut), Adrian Lambalo,kembali mendatangi Polsek Kecamatan Lembo bersama beberapa keterwakilan masyarakat Desa Korowou, Kamis (2/01/2023).

Kedatangan aktivis yang di kenal vokal dan selalu menyeruakan kepentingan masyarakat ini di terima Kapolsek Lembo Ipda Alfrets Gagola,S.Sos.

Dalam pertemuan singkat itu, Adrian menjelaskan yang mana terkait permasalahan kompensasi ganti rugi lahan IUP masyarakat Desa Korowou, di duga terjadi pembohongan publik. Sebab dalam pertemuan itu, harus dibagi rata dan tidak ada sistim perkelompok.

Dikatakan Anto sapaan akrab Adrian Lambalo, Tiem 9 ini begitu gegabah dan percaya diri memenuhi permintaan kelompok-kelompok pekerja yang sudah dinyatakan dari 25,9  hektar itu untuk, diberikan 5 hektar dananya 150 juta rupiah terhitung.

“Tapi tiem 9, di potong 21 juta,maka timbul pertanyaan dana sebesar itu,di kemanakan?..Alasan tiem 9,untuk mengisi amplop-ampop Tripika,” Tanya Anto.

“Maka terjadilah gelombang-gelombang protes di kalangan kelompok kerja ini, berarti kami ini,bekerja untuk Tripika.” Tambah Anto.

Sementara itu,kata Anto sangat jelas penyampaian pada pertemuan beberapa hari lalu,di Balai Desa Korowou,tidak ada untuk Tripika dan pengamanan.

“Semua dana ini,dibagi merata kepada kelompok kerja,tidak ada untuk kelompok-kelompok.Tapi lagi-lagi terjadi kesalahan yang di lalukan oleh Tiem Sembilan itu sendiri.”Terang Anto tegas.

Sementara itu, Kapolsek Lembo,Ipda Alfrets Gagola S.Sos, menerangkat terkait bagi-bagi uang,sejujurnya bukan urusan pihaknya dan atau mencampurinya. “Tugas kami Polisi hanya dalam pengamanan agar tidak ada keributan di tengah masyarakat.” Jelas Kapolsek.

Namun kata Kapolsek,  hal ini akan menindak lanjuti dalam pertemuan berikut. “Saya akan mengundang Camat,Pemerintah Desa untk menjelaskan dan menyelesaikan masalah ini. Jadi sabar ya.” Terang Kapolsek di Mapolsek Lembo yang dihadiri Masyarakat Desa Korowou,dan awak media. (John)

No More Posts Available.

No more pages to load.