Bitung, Redaksisulut – Sempat diperingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Lingkungan (Pala), Ketua RT dan Tenaga Harian Lepas (THL) untuk menjaga netralitas dalam Pilkada, namun tidak diindahkan, Pjs. Wali Kota Bitung, Drs. Edison Humiang, M.Si ambil tindakan tegas.
Hal ini terbukti dengan adanya dua orang THL yang menerima surat sakti alias Nota Dinas dari Pjs Wali Kota Bitung tertanggal 16 Oktober 2020.
Untuk dua orang THL yang menerima Nota Dinas ini yakni AL alias Alfri dan SM alias Sam yang sebelumnya bertugas di salah satu Kecamatan yang ada di Kota Bitung dan salah satunya lagi bertugas di Setda Kota Bitung.
Keduanya sebelum di eksekusi Pjs Wali Kota Bitung sebelumnya sudah diberikan pemberitahuan hingga peringatan kepada Kepala perangkat Daerah tempat THL bekerja.
- Irensya–Luky Juara Liga Pasangan GBKT 2026, Dominasi Senior Berhasil Dipatahkan
- Ibadah Syukur Warnai Peresmian SPPG Walian Satu di Tomohon
- Update Info Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Mediasi Permasalahan Antara Buruh Dengan Pihak Penyedia Jasa Di Lingkungan RS Kandouw Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Tatib DPRD
“Untuk pemberhentian THL tidak akan hanya sampai disini, kedepan masih akan adalagi THL lainnya yang sesuai data temuan dan bukti melakukan tindakan diluar dari pekerjaan hingga Politik Praktis akan kami tindak dan tolong dicatat baik-baik. Ini berlaku untuk semua yang melanggar”. Tegas Humiang. Minggu, (18/10/2020).
Humiang juga mengatakan bahwa, dirinya sejak diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai Pjs Wali Kota Bitung, sudah mengumandangkan bahwa ASN, Pala, RT hingga THL agar jangan melakukan tindakan hal-hal diluar tugas, Pokok dan fungsi (Tupoksi).
“Sudah sering dan selalu saya sampaikan, belum lagi ditambah dengan penandatanganan pakta integritas netralitas mulai dari Pjs, sekretaris daerah, pejabat tinggi pratama, Pala, RT hingga THL”. Tambah Humiang. (Wesly)








