Morut – Puasa ala Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah puasa yang menguatkan nilai, kerja nyata, kepedulian, dan keberanian untuk tetap santun dalam perbedaan. Karena politik boleh berbeda,
tapi kemanusiaan harus tetap sama.
Pernyataan tersebut, disampaikan Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah (Sulteng), Agus Lamakarate, saat kegiatan buka bersama (bukber) puasa dengan sejumlah pengurus DPD PSI Morut dan sejumlah pimpinan partai politik di Sekretariat DPD PSI Morut di Kolonodale, Selasa (10/03/2026) petang.
“ Puasa mengajarkan satu hal sederhana, lapar itu sama, haus itu sama.
Dari situ kita belajar bahwa solidaritas bukan slogan, tapi ia lahir dari rasa yang pernah kita rasakan bersama, ujar Agus Lamakarate.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Morut, Yesiah Ery Tamalagi, menyampaikan terima kasih kepada pengurus kecamatan yang telah melakukan pembentukan pengurus di tingkat desa.
- Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Wali Kota Tomohon Audiensi dengan Pimpinan Ombudsman RI
- Rekomendasi Laptop Gaming untuk Gamer dan Kreator : Kenapa ASUS ROG Zephyrus DUO?
- Bupati Michael Thungari Pimpin Apel Kerja Awal Bulan, Ingatkan Pasca Bencana Perlu Ditingkatkan Kewaspasdaan dan Tetap Berkoordinasi
“ Pesan Bapak Jokowi dan Ketua Umum Kaesang serta Ketua Harian Ahmad Ali saat Rakernas Makassar adalah penguatan struktur sampai di desa-desa. Apa yang kawan-kawan lamunkan saat ini dan sebagian kecil masih berproses adalah amanat Rakernas yang akan kita evaluasi setelah Idul Fitri mendatang,” kata Yesiah Ery Tamalagi.
Dalam kesempatan berbuka puasa juga, dilakukan penyerahan sembako bagi sejumlah jurnalis di Morut dan pengurus partai PSI dari berbagai desa di Morut. (*)








