MANADO – Wujud solidaritas jajaran pengurus Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Utara mendatangi kantor Mapolda Sulut, Senin, (16/11/2020) pukul 13.00 Wita.
Tujuan Ketua DPD Pospera Sulut Andrih Makasihidi, Sekretaris Roy Liow, Bendahara Dirk Natan serta kawan-kawan lainnya yakni menyampaikan laporan dugaan atas pencemaran nama baik organisasi dan atau penyampaian ujaran kebencian yang disampaikan stafsus Menteri BUMN berinisial AS.
Laporan ini terpaksa dilayangkan setelah dalam waktu 3 x 24 jam, stafsus tersebut tidak meminta maaf atau mengklarifikasi pernyataannya.
“Oleh karena itu, Pospera melihat tidak adanya niat baik dari Arya Sinulingga yang diduga telah menfitnah, menyebarkan kebencian, dan mencemarkan nama baik Pospera di media sosial Whastapp. Dimana pada 5 November 2020 di Group WhatsApp MEMBANGUN NEGERI ada link berita yang isinya menuliskan PT.TIMAH merugi.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Arya Sinulingga mengomentari berita tersebut dengan kalimat “Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera secara lima tahun pada rugi semua.. bikin pusing memang”. kemudian capture pernyataan Whatsapp​ Group tersebut kemudian beredar luas. (*/ Rusly)






