Jakarta – Kepala Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borrelli, Selasa (24/3/2020) mengatakan korban meninggal akibat COVID-19 telah meningkat 743 orang menjadi 6.820.
Ia mengatakan ada tambahan 3.612 kasus sejak pengumuman terakhirnya, sehingga jumlah total orang yang terinfeksi saat ini di atas 54.000.
Karena tingginya jumlah penderita, sistem layanan kesehatan Italia kewalahan dan tekanan meningkat terhadap rumah sakit di bagian utara negara itu yang paling parah.
Di banyak tempat, peti mati untuk orang yang meninggal menumpuk, menunggu kremasi dan penguburan.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Sebagian besar pasien yang terkena virus corona hanya mengalami gejala ringan dan sembuh setelah sekitar dua minggu, namun virus ini sangat menular dan bisa menyebar dari orang-orang yang tidak menunjukkan gejala nyata. (*)
Sumber : VOA
