Sitaro-Bupati Sitaro Chyntia I. Kalangit, S.KM. mengikuti Rapat Koordinasi Program Kerja Sama Bidang Pendidikan Antara Kemendiktisaintek RI, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN), bertempat di Gedung D Kemendiktisaintek RI, DKI Jakarta,Jumat (17/10/2025).
Dalam kegiatan ini, Bupati Chyntia Kalangit menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dalam rangka mempertegas komitmen daerah dalam memajukan sektor pendidikan melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dan lembaga terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Kalangit menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk memastikan anak-anak Sitaro memperoleh kesempatan pendidikan yang setara dan berkualitas.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
“Kami ingin memastikan setiap anak di Sitaro memiliki akses pendidikan yang membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Chyntia.
Melalui kerja sama ini, kata Bupati Chyntia,Pemerintah Kabupaten Sitaro bersama YPAN akan berfokus pada beberapa program unggulan, di antaranya Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) yang memberikan peluang bagi pelajar berprestasi, serta program inovasi Taman Numerasi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar literasi dan numerasi di jenjang pendidikan dasar.
“Pendidikan adalah jembatan antara cita-cita dan kenyataan,” tutup Bupati Chyntia dengan penuh keyakinan. “Dan hari ini, kita membangun jembatan itu bersama demi masa depan Sitaro yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.”pungkas Bupati Chyntia.
Turut hadir, Sekjen Kemendiktisaintek RI,Ketua Umun Apkasi, Para Bupati dan Wakil Bupati yang terundang,Para Sekda dan Jajaran yang terundang. (*Ighel)






