Jakarta-Sejak awal tahun hingga pertengahan Pebruari 2025, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, tengah menghadapi berbagai tantangan.
Mulai dari terbitnya sertipikat di atas laut di Kabupaten Tangerang, Bekasi, dan Sidoarjo, hingga kasus yang terjadi di Tambun Bekasi yang menyita perhatian publik, serta energi tim internal kementerian. Selain itu, insiden kebakaran di ruang Humas juga menjadi sorotan saat ini.
“Saya minta kepada semua eselon satu dan dua, untuk tetap fokus pada pekerjaan masing-masing. Jangan sampai terpengaruh oleh opini publik. Kita sudah memiliki pusat kendali informasi yang selalu memberikan laporan tentang kejadian yang ada, sehingga kita tidak perlu terbawa arus isu liar,” kata Menteri Nusron dalam rapat pimpinan yang berlangsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, baru – baru ini. (Hms ATR BPN/NAL)
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional






