Beteleme-Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Tengah memilih Morowali Utara sebagai tempat pelaksanaan Perkemahan Pemuda, Mahasiswa, Remaja dan Anak Hamba Tuhan GPdI se Sulawesi Tengah.
Untuk kelancaran kegiatan itu telah dibentuk panitia melalui SK yang ditandatangani Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Tengah Pdt. Dr. F. Rewah, M.Th, M.Pd dan Sekretaris Pdt. Markus Sigalingging, S.Th.
Panitia yang diketuai Febriyanthi Hongkiriwang DJ Hehi (istri Bupati Morut) telah dilantik dalam ibadah khusus di Gereja GPdI Anggur Baru Beteleme, Rabu (5/4/2023).
Pelantikan panitia perkemahan pemuda (youth camp) itu dipimpin Pdt. Yoel Rompas, S.Th dari Biro Pembinaan Warga Gereja Majelis Daerah GPdI Sulteng.
Sesuai rencana, perkemahan itu akan dilaksanakan pada 27 hingga 30 Juni 2023. Lokasinya di Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, tepatnya di sekitar kaki Gunung Ponteo’a.
Setelah pelantikan pengurus Majelis Daerah bersama panitia lokal langsung meninjau lokasi yang akan digunakan sebagai tempat perkemahan.
Lokasi itu cukup menarik dan dikelilingi pegunungan. Gunung Ponteo’a yang sangat terkenal dalam sejarah perjuangan Kerajaan Mori terlihat jelas menambah indahnya tempat itu.
Dalam rapat panitia yang dilakukan di Gereja Anggur Baru sesuai pelantikan panitia, Ketua Panitia Febriyanthi Hongkiriwang meminta semua panitia untuk bergandengan tangan mensukseskan kegiatan besar ini.
“Youth camp ini event besar karena akan diikuti 47 wilayah se Sulteng. Tapi saya yakin kalau kita bersatu dan bergandengan tangan pasti akan sukses dan terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap setiap seksi untuk menyusun program secara detail untuk disampaikan pada rapat panitia selanjutnya.
Panitia itu terdiri dari Ketua Febriyanthi Hongkiriwang S.Si.Apt bersama empat wakil ketua, sekretaris Pdt. Yoseph Pede, M.Th bersama empat wakil sekretaris dan bendahara Yanerson Kalembiro bersama dua wakil bendahara,Kepanitian ini dilengkapi beberapa seksi.(MC/John)









