Manado-Seni dan budaya lokal memiliki daya tarik yang kuat dalam memperkenalkan identitas suatu daerah serta menarik minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi di daerah ini. Di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata, peran seni dan budaya dalam mempromosikan destinasi pariwisata lokal menjadi semakin penting.
Dengan memadukan kekayaan budaya dan seni tradisional, dapat diciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan unik bagi pengunjung di Provinsi Sulawesi Utara.
Hal itu di katakan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus,dalam Acara Malam Keakraban bersama sejumlah Seniman Sulut, “Woro-woro”,bertempat di Rumah Jabatan (Wisma Negara), Selasa (21/10/2025).
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
Dalam pertemuan itu, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi kepada para pelaku seni yang selama ini berperan dan punya andil dalam menjaga nilai-nilai budaya daerah.
“Seniman sebagai penjaga identitas dan jati diri Sulut, yang mampu menghadirkan kebanggaan lewat karya dan ekspresi Mereka”, sebut Gubernur Yulius.
Bulan Desember akan menjadi bulan istimewa bagi kebudayaan Sulawesi Utara, karena Pemerintah Provinsi nantinya akan menggelar Pekan Kebudayaan 5 s/d 12 Desember mendatang.
“Ini bukan hanya agenda Pemerintah, melainkan panggung bersama untuk seluruh Masyarakat untuk mengekspresikan jati diri dan keberagaman”,pungkas Gubernur Yulius, dan disambut dengan Standing Ovation para hadirin. (*J.Mo)






