oleh

Pesawat Sam Air Mendarat Perdana di Bandara Panua Airport

Pohuwato– Untuk meyakinkan masyarakat terutama tingkat keamanan dalam penerbangan dengan pesawat ATR Sam Air, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati, Suharsi Igirisa dan Forkopimda Pohuwato serta sejumlah pimpinan OPD dan camat dalam melakukan uji coba dengan penerbangan ke Bandara Mutiara SIS Al-jufri Palu dari Bandara Panua Airport, Minggu, (18/02/2024).

Penerbangan ke Palu dilakukan setelah pesawat Sam Air mendarat di Bandara Panua Airport atau setelah Pj. Gubernur tiba. Selang berapa menit berada di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, bupati, wabup, dan forkopimda serta pimpinan OPD kembali lagi ke Bandara Pohuwato dengan pendaratan yang aman.

Kedatangan Bupati Saipul dan rombongan disambut hangat oleh warga yang hadir menyaksikan uji coba bandara tersebut. Antusias masyarakat begitu besar, terutama ingin menyaksikan pendaratan dan take off di bandara baru itu. Pantauan di lapangan, sejak pagi hari masyarakat berdatangan sampai pendaratan kedua dari Bandara Palu tampak masyarakat sambil berdatangan pula.

Dijelaskan Bupati Saipul, penerbangan yang dilakukan ini tidak lain untuk meyakinkan masyarakat akan keamanan dalam penerbangan.

“Kami sengaja terbang dari sini menuju Palu tidak lain untuk mencoba tingkat keamanan dalam penerbangan. Alhamdulillah, baik kami maupun pak gubernur aman dalam penerbangan dengan pesawat Sam Air”,terangnya.

Menurut Saipul, dengan uji coba ini insyaallah penerbangan di Bandara Panua Airport tidak lama lagi atau pada April 2024 akan dilakukan penerbangan perdana.

“Insyaallah selamat dari Palu dan  kembali ke sini (Bandara Pohuwato) menunjukkan bahwa penerbangan kita tidak telalu lama lagi akan dioperasikan. Tingkat keamanan sudah di tunjukan, pak gubernur dari Djalaludin dan turun ke Airport Panua, dan kami pun melanjutkan penerbangan ke Palu dan kembali lagi ke sini, yang Alhamdulillah aman dalam perjalanan sampai mendarat kembali di Bandara Pohuwato.”,pungkasnya.

Salah satu warga, Mustafa R. Kasim mengaku sangat bangga dengan pak Bupati Saipul, karena menurutnya bandara tersebut sudah lama dinantikan. “Ia, saya sebagai warga Desa Imbodu bersyukur, karena apa yang telah menjadi harapan kami dapat diwujudkan.

Artinya, penantian bandara sudah sejak lama atau sejak 2007 silam. Alhamdulillah, saat ini sudah bisa didarati oleh pesawat. Saya pikir ini tidak akan jadi, karena sudah lama beredar informasinya, tapi Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat sendiri apa yang telah dijanjikan oleh pemerintah”,ungkap Mustafa.(*)