oleh

Terkait Viralnya Kasus Dugaan Bullying Siswi di SMPN Mori Atas, Ini Penjelasan Polres Morut

Morut-Viral aksi yang di duga bullying oleh sekelompok siswi SMPN kepada teman sekolahnya.

Peristiwa tersebut terjadi masih diseputaran lingkungan sekolah, tepatnya di salah satu SMPN di Kecamatan Mori Atas Desa Tomata, Kabupaten Morowali Utara (Morut).

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas Jumat (31/05/2204), tampak salah satu pelaku mengintimidasi korban dengan mendorong-dorong, sembari berteriak-teriak kearah korban. Kemudian salah satu siswa tiba-tiba melayangkan pukulan kearah bagian samping wajah korban.

Terdengar salah satu siswi mengatakan ” iii jangan bagian kepala , jangan bagian kepala bale, ” teriaknya.

Akibat pukulan itu, korban langsung jongkok di tanah sambil menangis. Sementara remaja siswi yang lain, hanya ikut melihat sembari duduk diatas motor.

Tampak dari rekaman video itu juga, usai memukul korban pelaku dan teman-temannya langsung kabur meninggalkan korban.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi, di duga hanya karena persoalan laki-laki.

Terpisah, Kapolres Morut, AKBP Imam Wijayanto SIK MH, di wakili Kapolsek Mori Atas, AKP Nur Althin SH, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Rabu (29/05/2024) masih diseputaran lingkungan sekolah, yang kemudian viral di media sosial (medsos).

“Pelakunya adalah siswa SMPN, dan korbannya juga masih satu sekolah dengan para pelaku, ” jelas Kapolsek Altin, di Mako Polsek Mori Atas, Sabtu (31/06/2024).

Kata dia, kejadian itu berawal dari persoalan laki-laki. Karena tidak terima dengan hal tersebut, pelaku kemudian menemui korban, dan terjadilah peristiwa naas itu.

Kapolsek Altin, mengatakan, permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan kesepakatan damai, oleh para siswa yang bermasalah, di dampingi kedua orang tua mereka, disaksikan Kapolsek Mori Atas, Kepala Sekolah ( Kepsek) SMPN 1 Mori Atas, Yevlan Ompoeo, SPd, Kanit Reskrim Polsek Mori Atas, serta Bhabinkamtibmas Desa Tomata, di Mako Polsek Mori Atas, hari ini Sabtu (31/05/2024).

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak, untuk mengawasi perilaku anak-anaknya, jangan sampai peristiwa Bullying atau perundungan terjadi kembali. Karena sangat berpengaruh pada perkembangan mental dan psikologi bagi para korbannya, ” imbau mantan Kasat Narkoba Polres Morut itu. (Hms Polres Morut/NAL)