Terapkan Protokol Kesehatan, Ibis Hotel Manado Kembali Beroperasi

MANADO – Setelah hampir 8 bulan lamanya tidak beroperasi dikarenakan dampak pandemi covid 19, akhirnya hotel Ibis Manado kembali dibuka untuk melayani para tamu mulai tanggal 1 Desember 2020. Meski demikian managemen Ibis hotel tetap menerapkan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid 19.

Acara yang dihelat tampak penuh hikmat dengan diawali ibadah bersama dengan para karyáwan hotel dan beberapa awak media.

Dalam sambutanya General Manager Ibis hotel Manado, Rispugi menjelaskan hampir 8 bulan Ibis tidak beroperasi dikarenakan untuk meminimalisir dampak penyebaran covid-19.

“Untuk meminimalisir dampak penyebaran covid-19, kami resmi tidak beroperasi sejak tanggal 20 April hingga 30 Nopember 2020, dan Insyaa Allah per tanggal 1 Desember 2020 Ibis akan membuka kembali pelayanannya kepada para tamu untuk bisa menginap di hotel Ibis”tutur Ugi nama panggilan akrabnya.

“Untuk sementara ini kami baru memaksimalkan sejumlah 25 orang karyawan atau 1/4 nya dari total karyawan yang berjumlah 80 orang dan diharapkan akan ada perubahan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kesibukan nantinya atau dari bisnis yang kita dapatkan”, harap Ugi dengan nada penuh harap mengingat sebagian karyawanya masih dirumahkan akibat pandemi.

“Dengan tidak bermaksud riya sebelum tutup beroperasi Ibis hotel mencapai 92% untuk tingkat hunian atau okupansi”,kata Ugi dengan nada semangat.

Ketika ditanya terkait program new and year, Ugi mengatakan sejauh ini Ibis hanya melayani fasilitas menginap saja dan tidak ada acara pesta akhir tahun dan keramaian untuk mencegah meluasnya sebaran covid 19.

“Ibis menawarkan harga promo untuk menginap hanya dengan tarif Rp.448.000 dan masih fleksibel sesuai dengan pasar dan permintaan di manado dengan memperhatikan juga teman teman kompetitor”, jelas Ugi ketika ditanya terkait harga promo.

“Dengan adanya program vaksin massal dari pemerintah yang akan diterapkan mulai Januari hingga April tahun depan, mudah mudahan jadwal penerbangan sudah normal kembali baik penerbangan domestik maupun internasional, diharapkan banyaknya tamu tamu yang akan menginap di Ibis,”kata Ugi penuh harap

Hotel Ibis tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam melayani tamunya diantaranya di tiap kamar tersedia disinfektan baik ketika cek in maupun cek out. Dan tidak seperti sebelum masa pandemi ketika tamu sudah cek out, pihak hotel langsung bisa menjual kamar. Tapi selama masa pandemi kamar yang sudah cek out baru bisa dijual kembali setelah 1 hari berikutnya dengan terlebih dahulu membersihkan dan mensterilisasi kamar dengan penyemprotan disinfektan.

Masih dalam upaya meminimalisir penyebaran covid Ibis hotel juga memaksimalkan sistem pembayaran non tunai atau cashless.

“Insyaa Allah kami akan berupaya meraih tingkat hunian kamar sebesar 60 – 70% di tahun 2021”, harap lelaki asal Jawa Barat ini dengan nada semangat.

Acara diakhiri dengan visiting room untuk menjelaskan kepada para awak media untuk kesiapan para tamu yang akan menginap di Ibis hotel. (Arum)

Related posts