Sukses Digelar, BI Sulut Siap Ikut FESyar KTI 2019 di Banjarmasin

Eko Irianto 

Manado – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara menggelar Festival Ekonomi Syariah yang resmi dibuka. Festival Ekonomi Syariah (FESyar) itu berlangsung dari Jumat (6/9/2019) hingga Sabtu (7/9/2019) di Manado Town Square 3, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain perlombaan, pameran usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), serta layanan syariah.

Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Sulawasi Utara Eko Irianto    menyatakan  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap mengikuti dan menyukseskan pelaksanaan Festival Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang dihelat di  Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan tanggal 12-14 September 2019.

“Memboyong peraih terbaik 1 di FESyar Sulut untuk kategori Lomba Nasyid, Lomba seni Islami, beberapa pelaku UMKM, BI Sulut akan tampil maksimal untuk memberikan the best performancenya.  Untuk tahun ini kami belum mengikutsertakan peserta sulut kategori pesantren unggulan dan lembaga pengelola zakat infaq dan sedekah, dengan tidak menyebutkan secara alasan yang jelas,” ujar Eko,seraya mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan kandidat yang bisa bersaing di FESyar KTI Banjarmasin.

Penelusuran terakhir data yang didapatkan  bahwa BRI Syariah akan menjadi Bank Pembiayaan untuk pelaku UMKM dengan menandatangani kesepakatan dengan BI Sulut.

Dijelaskan, ada lima hal yang penting dalam ekonomi syariah, yakni mencegah penumpukan harta,  mendorong pendistribusian harga secara produktif dalam aktivitas perekonomian yang sesuai dengan prinsip syariah. Kemudian mengoptimalkan usaha dengan berbagai imbal hasil dan berbagi risiko secara adil, mendukung transaksi keuangan yang memiliki underlying sektor riil dan tanpa unsur yang meragukan. Dan selanjutnya, mendorong partisipasi sosial untuk kepentingan publik serta menjunjung transaksi muamalah yang transparan dan sepadan.

“Sebuah prinsip dasar ini menunjukkan bahwa Ekonomi keuangan syariah dapat mengatur seluruh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat tanpa memandang suku agama dan ras (SARA). Selain itu untuk mewujudkan ketahanan ekonomi dari grass root level,” jelas Eko.

Sementara itu melalui media breafing terkait kesiapan Banjarmasin sebagai tuan rumah pada pelaksanaan FESyar KTI 2019, Kapala BI Perwakilan Banjarmasin Herawanto mengatakan Banjarmasin adalah puncak rangkaian pelaksanaan kegiatan dari wilayah KTI yang sebelumnya FESyar sudah road show untuk wilayah Sumatera,Jawa dan Sulawesi seperti , pekan ekonomi syariah pada bulan Ramadan pada Juni 2019 lalu di Maluku.

“FESyar KTI 2019 kali ini merupakan perhelatan yang ketiga kalinya. Setelah dua tahun sebelumnya dilaksanakan di Makassar tahun 2017 dan Balikpapan 2018. Dan pada tahun 2019, Kota Seribu Sungai Kalimantan Selatan dipercaya untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan FESyar kawasan Timur Indonesia dengan tema Bergerak Bersama Ekonomi Syariah,” katanya Selasa (10/9/2019).

Dikatakan, penunjukan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah FESyar KTI 2019, merupakan suatu kehormatan dan sesuai dengan akar sejarah Kalimantan Selatan sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di nusantara.

“Ekonomi dan keuangan syariah bukan suatu konsep yang secara eksklusif hanya ditujukan untuk umat Islam saja. Ekonomi dan keuangan syariah merupakan sebuah konsep yang inklusif bahkan secara aktif dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pergerakan roda perekonomian, “imbuh Herawanto.

“Ekonomi syariah menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan kemaslahatan kebersamaan dan keseimbangan sebagaimana nilai-nilai kebajikan lainnya, yang kita yakini dalam rangka pengelolaan sumber daya titipan Tuhan.  Nilai-nilai tersebut kemudian diturunkan dalam prinsip dasar ekonomi dan keuangan syariah yang memberikan panduan bagi aktivitas ekonomi,” tutupnya.

Diketahui, penyelenggaraan FESyar KTI 2019 dijabarkan dalam enam kegiatan yakni seminar dan kuliah umum, talkshow, bedah buku, pentas dan lomba seni serta forum bisnis serta pameran expo dan tabligh akbar. (Arum).

Related posts

Leave a Comment