oleh

Sekda Lynda Watania Sebut Data Prodeskel Sebagai Dasar Data dan Sumber Informasi

Minahasa-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania MM, M.Si, menjadi narasumber dalam pelaksanakan kegiatan Fasilitasi Penyusunan Profil Desa Dan Kelurahan (Prodeskel) Kabupaten Minahasa Tahun 2024,bertempat di Benteng Moraya Tondano.

“Sebab, potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat, komprehensif dan integral, dapat diketahui melalui data prodeskel sebagai dasar data dan sumber informasi guna memenuhi kebutuhan pembangunan,” kata Sekda Lynda Watania.

Lanjut dirinya menyampaikan ketersediaan data dan informasi tentang potensi wilayah suatu kabupaten kota yang mencakup sampai wilayah desa dan kelurahan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Pedoman penyusunan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan.

Pelaksanaan kegiatan penyusunan profil desa dan kelurahan, lanjut Sekda, akan dilaksanakan secara berjenjang.

“Mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten sampai tingkat provinsi, oleh Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk secara berjenjang,” kata Sekda.

Dia mengatakan, pendayagunaan data prodeskel di arahkan pada pemanfaatan data dasar keluarga dan data potensi.

Ia menjelaskan, tingkat perkembangan desa dan kelurahan sebagai data dasar bersama pelaku pembangunan desa dan kelurahan dalam mendukung perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan pengendalian evaluasi dan pelestarian kebijakan program penanggulangan kemiskinan, serta pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan, lembaga kemasyarakatan dan penataan wilayah administrasi pemerintahan.

Di samping itu, lanjut Sekda, data prodeskel ini difungsikan untuk mengetahui karakterisktik potensi desa dan kelurahan, serta mengukur kecepatan perkembangan desa dan kelurahan.

“Mengukur status kemajuan dan katagori tingkat perkembangan desa dan kelurahan dari swadaya ke swakarya, menuju swasembada yang menjadi input strategis dalam musyawarah perencanaan pembangunan partisipatif, serta menjadi pedoman dalam penentuan arah pengembangan desa dan kelurahan,” Sekda menambahkan.

Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas PMD Kabupaten Minahasa turut dihadiri antara lain, Narasumber Asisten 1 Drs. Riviva Maringka M.Si, Kadis PMD Drs. Arthur Palilingan, Kabid Pemerintahan Desa Ir. Hasna Said, Penggerak Swadaya Muda Vivi Lowing S.Sos. (Ronny).