oleh

Seakan Tak Percaya Penyelenggara Pemilu dan TNI-Polri,HBL Persoalkan Keamanan Kotak Suara di Graha Gubernur-an Sulut

Manado-Salah satu calon anggota legislatif dari Partai Demokrat, Hillary Brigita Lasut atau lebih dikenal dengan HBL, kembali muncul dengan drama politik barunya. Postingan HBL kental dengan unsur agitasi (seolah ada potensi kecurangan) ketika kotak suara dibawa ke Graha Gubernuran Sulut.

“Ada apa ini? Kenapa surat suara dari beberapa daerah di Manado dibawa ke graha gubernur Sulut yg anaknya sedang dalam pileg juga? Apakah aman kotak suara dibawa ke lokasi kediaman dinas keluarga salah satu caleg? untuk apa dibawa ke sana? Apa tidak ada area lain !” Begitulah bunyi caption di akun instagram pribadi HBL pada tanggal 15 Februari kemarin.

Lantas kenapa narasi di atas kental unsur agitasi serta unsur ketidakpercayaannya?

Pertama, surat suara yang dibawa hanyalah surat suara yang berasal dari Kecamatan Wenang. Hal ini ditegaskan oleh Ketua KPU Manado, Ferley Kaparang. Frasa “beberapa daerah” seolah olah ingin mengusik alam bawa sadar pembaca bahwa kotak suara yang dibawa sedemikian banyaknya bahkan seolah olah lebih dari satu daerah kecamatan.

Yang kedua, lokasi tersebut memang dipinjam sejak jauh jauh hari yakni pada September 2023, kemudian ketika kotak suara ditempatkan di situ, itu diamanakan betul oleh aparat keamanan. Akankah mereka juga ikut dituduh curang?

Sebagai salah satu orang yang dipilih rakyat, HBL harusnya menenangkan suasana pasca pemungutan suara, bukan malah jadi biang kerok kekacauan lewat narasi yang berpotensi menimbulkan gesekan di akar rumput. Atau jangan jangan masih ada ambisi pribadi yang hendak dikejar hingga hal ini perlu dilakukan? (*)