Pjs Bupati Minut Lakukan Sidak Kendaraan Dinas Perangkat Daerah

Minut-Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey SSTP MAP gelar inspeksi mendadak (sidak) Kendaraan Dinas (Kendis), usai apel kerja bersama Kepala Perangkat Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), Senin (5/10/2020).

Hari ini Pjs Bupati Dondokambey baru melakukan sidak kendis milik Kepala Perangkat Daerah dan nanti akan berlanjut di masing-masing kantor Perangkat Daerah Pemkab Minut.

“Kita akan lanjut ke masing-masing perangkat daerah di kantor masing-masing, kita akan cek kendaraan berapa jumlahnya, siapa-siapa yang menggunakan, masih layak atau tidak, itu kita akan tindaklanjuti. Supaya proporsional bisa diatur dan tidak ada Perangkat Daerah yang merasa superior, saya orang dekat dengan pimpinan maka saya dapat kendaraan yang bagus tapi sesuai dengan peruntukan, kalau memang tidak diperuntukan kenapa harus diberikan, tapi dalam rangka untuk menunjang kerja kalau dia memang performa bagus kenapa tidak juga, jadi kita akan lihat asas kepatutan dan kesesuaian,” jelas Dondokambey.

Selain itu Dondokambey menjelaskan sidak ini bagian dari mendisiplinkan diri bukan hanya dari fisik diri tapi juga dengan performance mulai dari kebersihan kantor dan sekarang untuk mengingatkan terkait kendaraan dinas.

“Untuk kendaraan ini yang pertama tentu kita mengecek performanya karena pejabat daerah itu dalam bekerja dia harus safety dalam artian kendaraan yang dibawa harus prima mulai dari baterai mobil, perangkat, onderdil, semuanya beroperasi dengan baik sehingga performa kendaraan berjalan dengan baik, kemudian juga kebersihan kendaraan, kadang-kadang rasa kenyamanan kita itu ada pada kendaraan, kalau kita hidupkan ac mobil tapi kendaraan kotor itu sama dengan kita mengundang penyakit, jadi kebersihan kendaraan serta kondisi kendaraan siap jalan dan prima,” kata Dondokambey.

“Selanjutnya keteraturan pencatatan aset kendaraan, tadi kita temui ternyata ada kendaraan dari Dinas ini kemudian Dinas lain yang pakai dimana ada istilah pinjam pakai kendaraan, nah berdasarkan surat tembusan Bupati yang saya dapatkan informasi tadi, saya mau minta fisiknya, kita akan berusaha tata kembali peruntukannya karena itu ada aturan, jadi Pejabat Eselon II kendaraannya berapa cc ukurannya dan Eselon III juga begitu sehingga ini akan diatur, kemudian juga peruntukannya penomoran kendaraan dua angka urutannya dari DB 1, 2, 3 dan seterusnya itu ada aturan juga, tadi ada Kendaraan dari Dinas Pendidikan nomor DB 27 ternyata itu adalah DB dari ibu Sekda tapi digunakan oleh Kadis Pendidikan, karena memberdayakan sumber daya kendaraan yang ada ya dimungkinkanlah, tetapi supaya tidak menimbulkan multi tafsir sebaiknya pencatatannya kembali diperbarui,” sambungnya.

Ditanya soal adanya temuan kendaraan dinas lewat pajak, Bupati Clay mengatakan itu seharusnya sudah tertata di masing-masing anggaran.

“Kita juga tidak bisa tutup mata bahwa karena refocusing kemarin ternyata setelah kita cek ada banyak kegiatan-kegiatan yang kemudian direfocusing, mungkin karena memang harus mencukupi menutupi ada pos-pos administrasi umum yang harus juga dikurangi anggaran untuk menutupi kebutuhan refocusing dan seharusnya tidak demikian. Karena urusan wajib itu harus dipenuhi, kalau kenyataannya ada yang belum bayar pajak kendaraan, ada yang berinisiatif itu membayar dengan uang pribadi, saya sangat berterima kasih, tapi seharusnya tidak terjadi demikian. Maka saya mintakan Kaban Keuangan dan Kabid Aset untuk membuat laporan segera setelah kita selesai ini antara lain laporan pertama saya minta Surat Keputusan Bupati tentang penomoran kendaraan sebab kita akan tata kembali, kemudian menginventarisir kendaraan-kendaraan yang dipinjam pakaikan dan bermutasi antar perangkat daerah, selanjutnya menginventarisir belum lunas bayar pajak supaya dalam penganggaran kalau di Tahun 2020 APDP-Perubahan kita harus menerima kenyataan ada beberapa yang belum diakomodir, kita akan ingatkan lagi di APBD 2021 supaya tidak terjadi hal-hal yang demikian,” pungkasnya.(***)

Related posts