Pilgub Sulut, KPU Mitra Lantik 60 Anggota PPK

Ratahan – Setelah melalui tahapan pendaftaran sampai pada tes bagi para calon PPK, akhirnya  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melantik sebanyak 60 anggota badan adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 12 Kecamatan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra. Bertempat  di Resto Tombatu, Sabtu (29/02/2020).

Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah/janji yang dipandu oleh Ketua KPU Kabupaten Minahasa Tenggara, Wolter Dotulong dan diikuti oleh seluruh anggota PPK terpilih.

Setelah pengucapan sumpah/janji, selanjutnya perwakilan anggota PPK membacakan pakta integritas yang akan ditandatangani oleh seluruh anggota PPK se-Kabupaten Minahasa Tenggara. Prosesi pelantikan sendiri diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Sumpah/Janji serta Pakta Integritas.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Minahasa Tenggara, Wolter Dotulong menyampaikan bahwa proses pembentukan PPK di Kabupaten Minahasa Tenggara dilaksanakan melalui seleksi terbuka, artinya siapapun warga Mitra yang memenuhi syarat dan memiliki kemampuan serta kemauan terbuka lebar untuk ikut berpartisipasi sebagai penyelenggara ad hoc pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“KPU Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), sesuai jadwal dan tahapan memulai pembentukan PPK pada tanggal 15 Januari hingga 14 Februari 2020. Dalam proses ini, ada 3 (tiga) tahapan seleksi yang harus dilewati oleh Peserta, yakni tahap seleksi administrasi, seleksi tertulis dan terakhir adalah seleksi wawancara,” ujar Dotulong.

Dotulong juga mengingatkan bahwa tugas sebagai Penyelenggara Pemilihan cukuplah berat. Tidak hanya dituntut bersikap professional dalam bekerja dimana harus benar-benar memahami persoalan-persoalan teknis penyelenggaraan Pemilihan. Tetapi yang tidak kalah pentingnya lagi adalah juga dituntut untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku kita selama menjadi bagian dari Penyelenggara Pemilihan.

“Tentunya kita semua berharap bahwa proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 di Kabupaten Minahasa Tenggara dapat berlangsung aman dan lancar serta terselenggaranya Pemilihan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur ini pastinya bergantung pada kualitas penyelenggaranya,” Ujar Dotulong.

Usai pelantikan dilanjutkan dengan orientasi tugas PPK yang disampaikan bergantian oleh lima komisioner yakni ketua KPU terkait divisi KUL (Keuangan, umum dan logistik), selanjutnya Komisioner Otniel Wawo materi terkait gratifikasi. Sementata Komisioner Irfan Rabuka terkait program dan data pemilih yang menjadi tugas PPK dan Komisioner Jonhly Pangemanan terkait teknis pencalonan dan pemungutan dan penghitungan Gubernur dan Wakil Gubernur. Di materi terakhir Komisioner Otnie Tamod, terkait kode etik dan kode perilaku badan Ad Hoc. (Rusly)

Related posts

Leave a Comment