LSM KIBAR Suport Polda Sulut Berantas Tambang Ilegal

Ratahan – Menindak lanjuti berbagai persoalan masalah tambang ilegal yang ada di Ratatotok, yang menggunakan berbagai alat berat. Tampaknya para pengusaha tambang ini dengan begitu gagah, berani, dan teransparan melakukan kegiatan penambangan ilegal tersebut dengan tidak ada rasa takut pada pemerintah atau pada aparat hukum.

Dikatakan ketua Investigasi LSM KIBAR Romel Wulur mengatakan, melihat para pengusaha tambang ilegal ini yang menggunakan alat besar mengusir para masyarakat yang menambang dengan menggunakan alat tradisional.

Wulur berharap lokasi tambang di Linggoy Ratatotok harus di tutup, jangan dibiarkan saja. Lebih para lagi masalah pengrusakan di hutan reklamasi PT Newmont, harus di usut tuntas, karena waktu lalu, masyarakat di larang menebang pohon karena ada sanksinya.

“Anehnya kenapa dari pihak tambang yang membawa nama Yayasan diduga telah menghancurkan hutan reklamasi tersebut dengan alat berat tapi terkesan dibiarkan saja oleh pemerintah dan pihak aparat penegak hukum, jangan di biarkan saja,” tegas Wulur.

Menyikapi hal tersebut, Kapolda Sulut Irjen Pol, Royke Lumowa mengatakan, terkait masalah tambang Liar atau Ilegal, pihaknya akan membentuk Tim Khusus (Timsus) guna meminimalisir permasalahan tambang yang bisa menyebabkan polemik di masyarakat.

“Pokoknya yang liar atau ilegal kami akan tertibkan ucap mantan Kakorlantas Mabes Polri ini, usai mengadakan rapat internal di Mapolda Sulut, Rabu (19/2/2020).

Untuk tambang di Ratotok yang mulai menimbulkan Polemik, Kapolda langsung menugaskan Kapolres Minahasa Tenggara (Mitra), untuk segera menindak lanjutinya. “Humas coba langsung cek ke Kapolres Mitra,” tegas Kapolda Sulut. (*/Rusly)

Related posts

Leave a Comment