Lewat Lomba Mancing Ikan,PN Tondano Bersama AWAM Sosialisasikan “Kesabaran”

Tondano – Pengadilan Negeri (PN) Tondano bersama Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM), menggelar ajang kegiatan Lomba Mancing yang bertujuan mensosialisasikan “Kesabaran’ lewat Lomba Mancing Ikan, bertempat di lokasi Wisata Benteng Moraya Tondano, Jumat (26/10/2019).

Walaupun keadaan cuaca tak terlalu bersahabat, akan tetapi antusias para peserta lomba pancing ikan tetap bertahan mengikuti lomba meskipun cuaca saat itu diguyur hujan.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tondano ST. Iko Sudjatmiko SH MH, juga tidak mau ketinggalan untuk ikut  bersama-sama dengan para peserta lomba pancing ikan.

Ketua Pengadilan Negeri mengungkapkan, pelaksanaan lomba pancing ini untuk melatih kesabaran para peserta sesuai dengan tema pada lomba yakni “Dengan Semangat Sportifitas Melatih Kesabaran Menjauhkan Anak Dari Persoalan Hukum”.

“Lomba pancing ikan ini bertujuan untuk melatih kesabaran para peserta, karena prihatin dengan pengalaman yang baru-baru ini telah terjadi, yakni kasus pembunuhan di SMK Mapanget Manado disebabkan juga karena ketidaksabaran pelaku sehingga terjadi kekerasan sampai berujung maut,”Ucap Sudjatmiko.

Melatih kesabaran lanjut Sudjatmiko, adalah kunci seseorang untuk tidak melakukan tindakan kriminalitas. Dengan dilaksanakannya lomba pancing ini diharapkan dapat melatih kesabaran yang dapat bermanfaat untuk kita semua, termasuk membimbing keluarga.

“Jika sosialisasi kesabaran kita lakukan, dengan sendirinya kita dapat membantu orang lain agar terhindar dari persoalan hukum. Artinya kita telah melakukan tindakan yang bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya, sembari menambahkan dalam kegiatan ini juga mengundang Pemerintah, Polri, TNI dan Kejari, dengan tujuan untuk bersama-sama mensosialisasikan arti kesabaran terhadap masyarakat.

Dalam Lomba Pancing Ikan ini, peserta yang menjuarai lomba mendapat trophy dan uang tunai. Juara I mendapatkan tropy dan uang tunai sebesar, Rp. 2.000.000, Juara II. Rp. 1.500.000, Juara III. Rp. 1.000.000, dan Juara IV hanya uang tunai Rp 500.000. (Ronny Rantung)

Related posts

Leave a Comment