Kota Manado Terima Data Inderaja Dari LAPAN

Manado – Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) kota Manado Liny Tambajong mewakili Pemerintah Kota Manado menerima Data Inderaja (penginderaan jarak jauh) dari Lembaga Penerbangan Dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Jakarta, Selasa (30/1/2018) lalu.

Kota Manado menjadi salah satu dari beberapa lembaga pemerintah maupun pemerintah provinsi yang menerima data pengideraan jarak jauh, yang dalam penggunaannya data tersebut nantinya bisa digunakan untuk berbagai kepentingan.

Menurut Kaban Liny, manfaat data Inderaja sangat banyak, selain bisa digunakan untuk pemetaan, berguna juga pada bidang bidang yanglain, seperti Bidang kelautan, Bidang Hidrologi, Bidang Geologi, Bidang Meteorologi dan Klimatologi serta Bidang Oseanografi.

“Dengan data penginderaan jauh, banyak hal bisa kita manfaatkan. Nelayan bisa memantau wilayah tangkapan ikan yang potensial, menghitung luas perkebunan, mengukur luas wilayah objek pajak, hingga perencanaan tata ruang kota hingga memantau iklim dan cuaca. Data Inderaja ini banyak manfaatnya,” tukas Tambajong.

Lanjut dikatakannya, data Indraja yang diterima dari LAPAN berupa Citra Satelit Pleiades Tahun 2017, Citra Satelit Mozaik Tahun 2015 – 2017 dan Citra Satelit Mosaik Landsat 2017.

“Nantinya, data Inderaja yang diterima dari LAPAN ini akan semakin memperkaya big data Kota Manado di Cerdas Command Center (C3), karena sudah semakin lengkap dan ter-up date,” pungkas Dr Liny Tambajong.

Untuk diketahui, penginderaan jauh (atau disingkat inderaja) adalah pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat yang tidak secara fisik melakukan kontak dengan objek tersebut atau pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat dari jarak jauh, (misalnya dari pesawat, pesawat luar angkasa, satelit, kapal atau alat lain. Contoh dari penginderaan jauh antara lain satelit pengamatan bumi. (*)

Related posts

Leave a Comment